Minggu, 23 Oktober 2011

Information Hiding,Inferitance,Encapsulation dan Polymorphism

1. INHERITANCE 
INHERITANCE  adalah penurunan atribut dan method dari suatu kelas super/kelas induk ke sub kelas/kelas anak.
Contoh
[modifier] class NamaSubKelas extends NamaKelasSuper {
              class body;
Keterangan : Kata kunci extends digunakan untuk menyatakan pewarisan.
 
2. ENCAPSULATION 
Encapsulation atau pengkapsulan adalah suatu kemampuan dalam pemrograman berorientasi objek untuk meyembunyikan atribut dan method suatu objek dari objek lain.
Pengkapsulan dilakukan dengan cara memberikan modifier private pada suatu method dan pada variabel.
Method untuk memberikan nilai pada suatu atribut privat biasanya diawali dengan kata "set", sedangkan method untuk mengambil nilai dari suatu atribut privat biasanya diawali dengan kata "get".

3.POLYMORPHISM
 Secara leksikal, POLYMORPHISM(polimorfisme) bermakna satu kata yang memiliki banyak arti. Polymerfisme dapat diilustrasikan sebagai berikut. Perhatikan penggunaan kata "mentah" dalam beberapaa kalimat berikut
  1.  "Sayuran itu masih mentah"
  2. "Pukulan pemain tinju itu berhasil dimentahkan lawannya"
  3. "gagasan itu masih mentah, sehingga perlu dibahas kembali"
Istilah ini dapat diartikan sebagai modul yang memiliki nama yang sama, namun memiliki tingkah laku yang berbeda sehingga implementasinya berbeda.

 LANGKAH-LANGKAH PRAKTIKUM 


A. MEMBUAT PROGRAM SuperClass.Java
public class SuperClass {
    public SuperClass (){
        System.out.println("Ini konstruktor milik Superclass");
    }

    public void methodSuperClass(){
        System.out.println("Ini method milik superClass");
    }
}


Nb: Compile program dengan menekan CTRL+1, jalankan kan program dengan menekan CTRL+2, maka hasilnya sebagai berikut :










Lanjut ke program selanjutnya


B. MEMBUAT PROGRAM SubClass.java
public class SubClass extends SuperClass {
    public SubClass (){
        super();
    }

    public void methodSubClass (){
        super.methodSuperClass() ;
    }
}

Compile program dengan menekan CTRL+1, jalankan kan program dengan menekan CTRL+2, maka hasilnya sebagai berikut :










Lanjut yaaaAaa!!


C. MEMBUAT PROGRAM DemoInheritance.java
public class DemoInheritance {
    public static void main (String[]args) {
    SubClass sc = new SubClass ();
    sc.methodSubClass () ;
    }
}

Compile program dengan menekan CTRL+1, jalankan kan program dengan menekan CTRL+2, maka hasilnya sebagai berikut :














D. MEMBUAT PROGRAM Persegi.java
public class Persegi {
    private double panjang ;        //atribut yang disembunyikan
    private double lebar ;            //atribut yang disembunyikan
    private double tinggi ;            //atribut yang disembunyikan

    public Persegi () {
        panjang = 0;
        lebar = 0;
    }

    private double luas ( double p, double l) {
        return p*l;
    }

    public void setPanjang(double panjang1 ) {
         this.panjang = panjang1;
    }

    public void setLebar(double lebar1 ) {
             this.lebar = lebar1;
    }

    public double getPanjang () {
        return panjang ;
    }

    public double getLebar () {
        return lebar ;
    }

    public double getLuas () {
        return luas (panjang, lebar);
    }
}

Compile program dengan menekan CTRL+1, jalankan kan program dengan menekan CTRL+2, maka hasilnya sebagai berikut :










Lanjut ke Program selanjuutnya ......


E. MEMBUAT PROGRAM MainPersegi.java
public class MainPersegi {
    public static void main(String[] args) {
        Persegi pg = new Persegi () ;
        pg.setPanjang(10);
        pg.setLebar(20);

        System.out.println("Panjang : "+pg.getPanjang());
        System.out.println("Lebar     : "+pg.getLebar());
        System.out.println("Luas     : "+pg.getLuas());
    }
}
Compile program dengan menekan CTRL+1, jalankan kan program dengan menekan CTRL+2, maka hasilnya sebagai berikut :












lanjuuut ke program selanjutnya ......


F. MEMBUAT PROGRAM Karyawan.java
abstract class Karyawan {
    int gaji;
    Karyawan () {
        gaji =1000000;
}

int getGaji () {
    return gaji;
    }
abstract void naikGaji();}

Compile program dengan menekan CTRL+1, jalankan kan program dengan menekan CTRL+2, maka hasilnya sebagai berikut :
 










G. MEMBUAT PROGRAM Manager.java
class Manager extends Karyawan {
    Manager () {
        gaji +=2000000;
    }
   
    void naikGaji () { gaji+=3000000;}
}

Compile program dengan menekan CTRL+1, jalankan kan program dengan menekan CTRL+2, maka hasilnya sebagai berikut :











 H. MEMBUAT PROGRAM Receptionist.java
class Receptionist extends Karyawan {
    Receptionist () {
        gaji +=1000000;
    }

    void naikGaji() { gaji +=1000000; }
}


Compile program dengan menekan CTRL+1, jalankan kan program dengan menekan CTRL+2, maka hasilnya sebagai berikut :











I. MEMBUAT PROGRAM Polymorphisme.java
class Polymorhisme {
    public static void main (String[] args) {
        Karyawan K []= new Karyawan[3];

        K[0] = new Manager ();
        K[1] = new Receptionist();
        K[2] = new Manager ();

        for (int i=0;i<3;i++)
            System.out.println("Gaji karyawan "+i+" adalah "+K[i].getGaji());

        for (int i=0;i<3;i++)
            K[i].naikGaji();

        for (int i=0;i<3;i++)
            System.out.println("Gaji sekarang "+i+" adalah "+K[i].getGaji());
    }
}


Compile program dengan menekan CTRL+1, jalankan kan program dengan menekan CTRL+2, maka hasilnya sebagai berikut :












Minggu, 16 Oktober 2011

LANGKAH-LANGKAH PRAKTIKUM


A.      MEMBUAT PROGRAM Disket.java
Setelah selesai mengetik program tersebut ke dalam TexPad,
Compile program dengan menekan tombol pada Keyboard CTRL+1 ..
Pastikan tidak errror.
Lalu  simpanlah dengan nama file “Disket.java” tanpa tanda (“) dan pastikan filetypenya adalah java.

B.      MEMBUAT PROGRAM MainDisket.java
                Setelah selesai mengetik program tersebut ke dalam TexPad,
Compile program dengan menekan tombol pada Keyboard CTRL+1 ,Pastikan tidak errror.
Lalu  simpanlah dengan nama file “MainDisket.java” tanpa tanda (“) dan pastikan filetypenya adalah java. Kemudian , jalankan program dengan menekan tombol CTRL+2
Maka hasilnya seperti gambar berikut

 C.      Mengimplementasikan konstruktor pada class Disket
1.       Buka File Disket.java
2.       Ketik source kode di bawah ini pada baris ke 7  dari dokumen Disket.java setelah diketikkan , simpan , compile, dan jalankan Disket.Java

D.  




 
Ubah Source kode pada baris ke 3 dari MainDisket.java dengan source kode di bawah ini
     
            Disket disk1 = new Disket (50);

                                                                                                                                                    

Compile dan jalankan program , maka hasilnya akan seperti ini

Minggu, 25 September 2011

Program Dasar Java

Sebelumnya penulis ingin memberitahukan, bahwa program dasar java ini di buat dengan menggunakan Software TextPad.dan Java JDK Versi 5.1.
langsung aja ke TKP (tempat kejadian program) ...
ha,haaaa 

Program Dasar Java yang Pertama 
  1. Instal terlebih dahulu dong program texPad dan javanya 
  2. mari kita lihat gambar berikut ini !!

 ini scriptnya :
public class HelloWord {
           public static void main (String [] orgs) {
                    System.out.println ("Aldi Prasetya") ;
}
}

  • sesuai dengan gambar di atas, ketikkan laa script tersebut di TexPad kamu.
  • kalau sudah , di simpan tekan tombol pada keyboard CTRL+S (da tau dong semuanya kalo nyimpan file gimana). :)
  • setelah itu, muncul menu  Save As nya perhatikan  script di texPad kamu public class HelloWord, pada file name nya harus kamu beri nama "HelloWord" itu berarti, file name nya harus sama dengan script program setelah public class, 
  • Untuk Save As type nya, pilih java (*java.) 
  • Lanjut yaa!!
  • tekan pada keyboard tombol CTRL+1 (ini bertujuan untuk meng-compile (cek kesalahan pada script program), setelah berhasil .
  • tekan pada keyboard tombol CTRL+2 untuk menjalankan program.
  • SELAMAT, kamu telah berhasil menjalankan program.
  • :)

Masih ada satu program sederhana lagi nih ...
Perhatikan Gambar,
Program Dasar Java yang Kedua


    masih sama dengan program pertama, tapi hasilnya beda. ini scriptnya :
public class HelloAldi {
           public static void main (String [] orgs) {
                    System.out.println ("Nama    : Aldi Prasetya") ;
                    System.out.println ("Jurusan : Manajemen Informarika");
                    System.out.println ("kelas   : MIK-90");

}
}

  •  sesuai dengan gambar di atas, ketikkan laa script tersebut di TexPad kamu.
  • kalau sudah , di simpan tekan tombol pada keyboard CTRL+S
  • setelah itu, muncul menu  Save As nya perhatikan  script di texPad kamu public class HelloAldi, pada file name nya harus kamu beri nama "HelloAldi" itu berarti, file name nya harus sama dengan script program setelah public class, 
  • Untuk Save As type nya, pilih java (*java.) 
  • tekan pada keyboard tombol CTRL+1 (ini bertujuan untuk meng-compile (cek kesalahan pada script program), setelah berhasil .
  • tekan pada keyboard tombol CTRL+2 untuk menjalankan program. 
Program Program Dasar Java yang Ketiga
Program ini sedikit berbeda dengan program yang pertama dan kedua, karena ini menggunakan variabel.
langsung kita lihat ke gambar ya!

  ini scriptnya :
public class HelloJava {
             public static void main (String [] orgs) {
                 String kata = "HelloJava";
                         System.out.println ("kata") ;
}
} 



  • cara penyimpanannya sama dengan program pertama dan ketiga, tapi ...
  • file name nya "HelloJava", ingat aja setelah public class ituh laah nama file namenya.


Sekian dulu untuk hari ini ...
Maaf kalo tulisannya agak berantakan(kapal pecah kata emak")
ha,haaa
:D

Kamis, 22 September 2011

Kelebihan Dan Kekurangan Menggunakan Java

Kelebihan Java

Bahasa pemrograman lain yang telah ada sebelum Java lahir sudah merupakan bahasa yang baik dan mudah dipelajasi oleh programmer profesional. Akan tetapi para programmer ini menginginkan sesuatu yang baru yang memiliki banyak hal yang menyelesaikan masalah mereka. Utamanya adalah keamanan kode mereka. Hal ini melahirkan pikiran yang revolusioner untuk menemukan bahasa pemrograman lain yang disebut Java. Tidak hanya keamanan tapi juga beberapa hal yang sering disebut sebagai Java-Buzzwords. Kata-kata ini menjelaskan berbagai fitur tambahan dan beberapa hal yang membuat Java demikian sukses dan diterima oleh dunia perangkat lunak. Berikut ini adalah penjelasan serta keuntungan dari kata-kata tersebut.
Sederhana dan Berorientasi Objek
Seperti diuraikan sebelumnya, Java lahir dari suatu pemikiran mendalam akan bahasa pemrograman yang ada pada saat itu, seperti C dan C++. Hal ini akan memudahkan programmer profesional untuk dapat mengerti lebih jelas tentang Java, fungsionalitas, dan lain sebagainya apabila ia memiliki pengetahuan dasar tentang C++ dan konsep pemrograman berorientasi objek. Tujuannya agar konsep dasar dari teknologi Java dapat dimengerti dengan mudah, dan programmer dapat segera menghasilkan sesuatu sedini mungkin. Tidak hanya ini, penemu Java memastikan bahwa Java juga bermula dari bahasa pemrograman dasar yang sudah ada pada saat itu. Kemudian mereka membuang berbagai fitur yang rumit dan membingungkan.
Bahasa pemrograman Java didesain sejak awal untuk menjadi bahasa yang berorientasi objek. Setelah kira-kira 30 tahun, akhirnya teknologi objek menjadi kenyataan dan diterima oleh sebagian besar komunitas pemrograman. Konsep berorientasi objek memungkinkan pembuatan software yang kompleks, berbasis network, sehingga dapat disimpulkan bahwa teknologi Java menghasilkan platform pembuatan perangkat lunak yang baik dan efisien serta berorientasi objek.
Keuntungan yang Anda dapat dari Java
  • Mulai dengan cepat: Java merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek, mudah dipelajari, terutama untuk programmer yang sudah menguasai C atau C++
  • Tulis lebih sedikit program: Jumlah kelas, jumlah metode, dll, menunjukkan bahwa program yang ditulis dalam bahasa pemrograman Java memiliki jumlah 4 kali lipat lebih kecil dari program sama yang ditulis dalam bahasa C++
  • Tulis program lebih baik: Bahasa pemrograman Java menganjurkan praktek membuat program yang baik, dan automatic garbage collection membantu Anda untuk menghindari kebocoran memori. Orientasi objeknya, arsitektur komponen JavaBeans, dan jangkauannya yanga luas, API yang mudah diperluas, memungkinkan Anda menggunakan kode yang ada.
  • Membuat program dengan lebih cepat: Bahasa pemrograman Java lebih mudah dari C++, pemrograman akan menjadi 2 kali lipat lebih cepat, dengan jumlah baris yang jauh lebih sedikit.
  • Menghindari kebergantungan pada platform tertentu: Anda dapat menjalankan program Anda pada banyak platform dengan TIDAK menggunakan library yang ditulis spesifik untuk platform tertentu.
  • Tulis sekali, jalankan di mana saja: Karena aplikasi yang ditulis dalam bahasa Java dikompilasi ke dalam kode byte yang bebas platform, aplikasi yang ditulis dapat jalan secara konsisten pada platform apa saja.
  • Distribusikan software Anda dengan mudah: Dengan Java Web Start, pengguna program Anda akan dapat menggunakan aplikasi Anda dengan mudah. Sistem pengecekan versi otomatis pada saat program dimulai menjamin pengguna Anda selalu menjalankan versi terkini. Apabila versi baru tersedia, Java Web Start akan melakukan instalasi secara otomatis.

 Kekurangan Java

  • Tulis sekali, jalankan di mana saja - Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform satu dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.
  • Mudah didekompilasi. Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Microsoft .NET Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer.
  • Penggunaan memori yang banyak. Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.

 

Mengenal Bahasa pemgroman Java


Sejarah Java
Java dipelopori oleh James Gosling, Patrick Naughton, Chris Warth, Ed Frank, dan Mike Sheridan dari Sun Microsystems, Inc pada tahun 1991. Mereka membutuhkan kurang lebih 18 bulan untuk membuat versi pertamanya. Bahasa ini pada awalnya disebut “Oak” tapi kemudian diubah menjadi “Java” pada tahun 1995 karena nama Oak telah dijadikan hak cipta dan digunakan sebagai bahasa pemrograman lainnya. Antara pembuatan Oak pada musim gugur 1992 hingga diumumkan ke publik pada musim semi 1995, banyak orang yang terlibat dalam desain dan evolusi bahasa ini. Bill Joy, Arthur van Hoff, Jonathan Payne, Frank Yellin, dan Tim Lindholm merupakan kontributor kunci yang mematangkan prototipe aslinya.
Java Modern
Java telah digunakan dalam banyak hal dan telah membuktikan keberadaannya pada abad ke 21. Saat ini, Java digunakan bermacam jenis aplikasi seperti aplikasi embedded, aplikasi keuangan, desktop, simulasi pesawat, pemrosesan citra, game, aplikasi perusahaan terdistribusi yang disebut J2EE dan masih banyak lagi.
Java Virtual Machine (JVM)
Java Virtual Machine merupakan aplikasi sederhana yang ditulis dalam bahasa C untuk mengeksi program yang ditulis dalam bahasa Java. Pada saat kompilasi (perubahan dari bahasa tingkat tinggi ke bahasa lebih rendah), program tersebut diubah menjadi KODE BYTE. Kemudian pada saat eksekusi, JVM membaca kode byte tersebu dan mengubahnya menjadi bahasa mesin yang dimengerti oleh sistem operasi tempat program tersebut dijalankan.
Karena JVM sangat bergantung pada platformnya (bahasa mesin merupakan bahasa level rendah yang hanya dimengerti oleh suatu mesin tertentu, misalnya Intel, tapi tidak dapat dimengerti oleh mesin lain, seperti Macintosh), byte code ini dapat dibuat untuk terbebas dari kungkungan platform tertentu. Code byte yang dihasilkan dalam proses kompilasi bahasa Java akan selalu sama untuk setiap sistem operasi atau jenis mesinnya, tetapi JVM akan mengubah kode byte tersebut menjadi bahasa mesin tujuannya.
Just In Time Compiler (JIT)
Meskipun Java didesain untuk diinterpretasi, secara teknis tidak ada yang menghalangi Java untuk dikompilasi menjadi bahasa mesin seperti bahasa-bahasa pemrograman lainnya. Sun menyediakan kompiler Just In Time Compiler (JIT) untuk mengkompilasi kode byte itu menjadi bahasa mesinnya pada saat yang bersamaan dengan eksekusinya. Walaupun demikian, pendekatan JIT ini menghasilkan kemampuan yang lebih dibandingkan dengan interpretasi biasa.

Versi Awal Java

Versi awal Java ditahun 1996 sudah merupakan versi release sehingga dinamakan Java Versi 1.0. Java versi ini menyertakan banyak paket standar awal yang terus dikembangkan pada versi selanjutnya:
  • java.lang: Peruntukan kelas elemen-elemen dasar.
  • java.io: Peruntukan kelas input dan output, termasuk penggunaan berkas.
  • java.util: Peruntukan kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan kelas kelas penanggalan.
  • java.net: Peruntukan kelas TCP/IP, yang memungkinkan berkomunikasi dengan komputer lain menggunakan jaringan TCP/IP.
  • java.awt: Kelas dasar untuk aplikasi antarmuka dengan pengguna (GUI)
  • java.applet: Kelas dasar aplikasi antar muka untuk diterapkan pada penjelajah web.